Modus Bisa Mengobati, Pria Paruh Baya di Rajeg Tangerang Cabuli Wanita Muda, Payudara Korban Diremas-remas

Kamis, 22 September 2022 14:17 WIB

Share
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Rajeg. (Foto/Ist)
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Rajeg. (Foto/Ist)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID -  Pria paruh baya berinisial TT diduga melakukan pencabulan terhadap seorang wanita muda ditangkap anggota Polsek Rajeg.

Kapolsek Rajeg Polresta Tangerang AKP Nurjaman mengatakan, TT merupakan warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur tersebut melancarkan aksi cabulnya dengan berpura-pura dapat mengobati penyakit.


"Kalau d isini, TT tinggal di Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang. Pelaku pencabulan ini dengan modus berpura-pura bisa mengobati," katanya, Kamis (22/9/2022).

Nurjaman mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan seorang wanita muda yang mengaku telah dilecehkan oleh pelaku. 

"Penangkapan tersangka berawal dari laporan seorang wanita berinsial N (22) yang mengaku dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual dengan modus pengobatan bisa mengusir roh jahat yang dilakukan tersangka di Kampung Sumur Daon Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang," ungkapnya.


Nurjaman menjelaskan, awal kejadian pada saat pelapor datang bersama suaminya YS berniat mengobati adik ipar korban N yang bernama YY yang sedang sakit kepala.

"Setelah sampai di rumah pelaku, kemudian pelaku bertanya kepada suami pelapor dengan ucapan, punya simpanan apa tanya pelaku dan dijawab oleh suami pelapor bahwa punya simpanan keris dan wafak," ucapnya.

Selanjutnya tersangka mengatakan, jangan simpan barang seperti itu secara sembarangan, selanjutnya YS selaku suami dari korban membawa minyak dan daun kelor ke rumah pelaku.


"Setelah itu saksi YS disuruh memegangi bunga yang ada di mangkok, kemudian bunga tersebut terbakar," ucapnya.

Selanjutnya YS disuruh masuk ke dalam rumah dan tidak lama kemudian Korban N disuruh masuk ke dalam rumah dan duduk berdekatan dengan YS.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar