Usai Penembakan Brutal OTK di Taman Sari Jakbar, Ketua RW Larang Warganya Jadi 'Pak Ogah'

Kamis, 22 September 2022 16:17 WIB

Share
Ilustrasi pistol.(Sumber Foto: The Blaze)
Ilustrasi pistol.(Sumber Foto: The Blaze)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pascapenembakan brutal yang dilakukan kelompok Orang Tak dikenal (OTK) hingga melukai dua warga, ketua RW004 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Subiyanto melarang warga untuk menjadi pak ogah.

"Anak-anak muda yang suka ngatur di puteran udah saya larang (jadi pak ogah), daripada masalah karena situasinya jadi seperti ini," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Meski demikian, Subiyanto memastikan sampai saat ini sudah tidak ada lagi OTK yang datang untuk mencari pak ogah yang diduga bentrok hingga akhirnya berujung ke penembakan.


"Mereka kan (kelompok OTK) nyari-nyari tapi kan nggak tahu orangnya yang mana. Alhamdulillah udah nggak ada (OTK yang nyari-nyari)," jelas Subiyanto.

Menurut Subiyanto, warga khususnya anak-anak muda dilarang menjadi pak ogah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ada yang nanya ke saya, 'pak RW udah boleh parkir belum?' Saya jawab jangan dulu deh walaupun saya ngerti mereka nggak punya duit," katanya.

Subiyanto sendiri juga tidak mengetahui persis sampai kapan warga dilarang untuk menjadi pak ogah. Pasalnya warga juga perlu uang untuk mencari penghasilan.


Sebelumnya diberitakan, polisi menyebut kelompok orang tak dikenal (OTK) yang melakukan penembakan brutal dan memgenai dua warga Taman Sari, Jakarta Barat, menggunakan senjata air softgun.

"Sebabnya karena air sotfgun," kata Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rohman Yonky saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

Yonky mengaku pihakmya telah menemukan slongsong peluru saat penyelidikan di TKP. Namun dia belum dapat memastikan slongsong tersebut apakah memang baru atau sudah lama.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar