Anggaran Badan Siber Naik Jadi Rp 624 Miliar, PSI Ingatkan Pemerintah Data Jangan Lagi Mudah Jebol

Senin, 26 September 2022 08:52 WIB

Share
Ilustrasi hacker. (ist)
Ilustrasi hacker. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak mempermasalahkan kenaikan anggaran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebesar Rp 70 miliar. Asalkan, tidak lagi data di Tanah Air jebol.

Juru bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Sigit Widodo mengatakan, kenaikan anggaran harus digunakan secara optimal untuk memperbaiki keamanan sistem elektronik di Indonesia.


"Khususnya sistem elektronik yang dikelola oleh lembaga pemerintah dan BUMN. Tentu kita berharap uang rakyat yang jumlahnya tidak sedikit ini bisa dimanfaatkan secara optimal dan transparan. Jangan sampai anggaran naik tapi data kita tetap mudah dijebol,” ujarnya, Senin (26/9/2022),

Diketahui, kenaikan anggaran BSSN disetujui Komisi I DPR RI, yakni pagu definitif RAPBN 2023 untuk BSSN menjadi Rp 624.371.483.000. Jumlah tersebut  terdiri dari program dukungan manajemen BSSN sebesar Rp 407.146.873.000 serta program keamanan dan ketahanan siber dan sandi negara sebesar Rp 217.224.610.000.


“Jangan sampai anggaran super besar ini digunakan untuk kegiatan yang tidak perlu atau hanya jadi proyek untuk menyerap anggaran semata,” ujar Sigit mengingatkan.

Menurut Sigit, anggaran yang menyedot uang rakyat ini harus benar-benar berguna untuk memperbaiki sistem elektronik lembaga-lembaga negara dan BUMN di tahun depan. 

“Jangan sampai anggaran terserap namun tahun depan kita masih mendengar keamanan sistem elektronik kita jebol di sana sini,” tukasnya. (Rizal)
 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar