Miliki Tanaman Ganja, Pemuda di Lebak Ditangkap Polisi, 1 Orang Jadi DPO 

Senin, 26 September 2022 09:42 WIB

Share
Terduga pelaku penyalahgunaan narkotika saat diamankan anggota Polres Lebak. (Foto: Ist)
Terduga pelaku penyalahgunaan narkotika saat diamankan anggota Polres Lebak. (Foto: Ist)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Polisi menangkap seorang pemuda berinisial EK, warga Kampung Barangbang, Kelurahan Ciujung, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak. EK diamankan karena memiliki tanaman ganja.

Kasat Narkoba Polres Lebak, AKP Malik Ibrahim menjelaskan, pada Selasa (13/9/2022) lalu, tepatnya pukul 21:00 WIB pelaku ditangkap di pinggir jalan di wilayah Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. 

EK diduga telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, karena memiliki, menyimpan, menguasai, menjual atau menjadi perantara dalam jual beli atau mengonsumsi narkotika golongan 1 jenis sabu.


"Pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti satu unit hape. Kemudian dilakukan interogasi, tersangka menunjukkan tempat menyimpan barang narkotika golongan 1 jenis tanaman ganja, di rumah tersangka," ungkapnya, Senin (26/9/2022).

Kemudian lanjut AKP Malik, Polisi melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka dan telah ditemukan barang bukti berupa satu buah hape warna hitam, yang di dalam hape tersebut terdapat satu bungkus plastik bening ukuran besar yang berisikan daun kering yang diduga narkotika golongan 1 jenis tanaman ganja.


"Selain itu, ditemukan pula tiga bungkus plastik bening yang berisikan daun kering narkotika golongan satu jenis ganja, yang disimpan di samping kulkas di rumah tersangka," bebernya.

Setelah rumah tersangka yang berada di BTN Narimbang, Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti tersebut, lalu tersangka dibawa ke Polres Lebak guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


"Selain telah berhasil menangkap satu orang pelaku, kami pun saat ini telah melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang berinisial K. Sekarang statusnya masih Daftar Pencarian Orang (DPO)," tandasnya. (Samsul Fatoni)


 

Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar