Waduh! Pantai Cidatu Carita Pandeglang Dipagar Orang Misterius, Camat Kebingungan Tanah Milik Swasta atau Pemerintah

Selasa, 27 September 2022 16:04 WIB

Share
Pagar besi seng yang mengelilingi kawasan wisata Cidatu Carita di Pandeglang. (Foto: Samsul Fatoni)
Pagar besi seng yang mengelilingi kawasan wisata Cidatu Carita di Pandeglang. (Foto: Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Kawasan wisata Pantai Cidatu di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang dipagar oleh orang misterius. Akibatnya wisatawan yang hendak berkunjung kawasan wisata tersebut tidak bisa masuk.

Dari hasil pantauan Jakarta.Poskota, pagar yang terbuat dari bahan material berupa seng tersebut mengelilingi sekitar kawasan wisata Pantai Cidatu. Mulai dari pinggir jalan raya hingga tepi pantai.

Namun, hingga saat ini belum diketahui siapa dan pihak mana yang melakukan pemagaran di kawasan wisata tersebut, apakah pemilik lahan atau pihak mana belum diketahui secara persis.


"Saya tadi ke lokasi, karena ada laporan dari warga jika Pantai Cidatu dipagar. Tapi saya mencari orang yang melakukan pemagarannya belum ketemu," ujar Camat Carita, Marda, Selasa (27/9/2022).

Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum mengetahui secara persis kepemilikan lahan di kawasan wisata Cidatu tersebut, apakah memang milik warga atau pemerintah. Makanya sejauh ini pihaknya masih mencari warga yang melakukan pemagaran.


"Saya belum bisa memastikan apakah lahan milik pribadi atau aset pemerintah. Karena saya juga belum ketemu dengan orang yang melakukan pemagarannya," katanya.

Dia menambahkan, sekarang ini pihaknya belum bisa melakukan tindakan apapun, sebabnya pihaknya belum ketemu yang melakukan pemagaran tersebut.

"Kita belum bisa melakukan tindakan apa pun. Karena saya juga belum tahu persis status lahannya apakah milik pribadi atau pemerintah," ujarnya.


Isum, salah seorang wisatawan yang hendak main ke kawasan wisata Cidatu mengaku tidak bisa masuk ke kawasan wisata tersebut karena dipagar.

"Tadinya saya mau main ke kawasan wisata ini. Karena dipagar dan tidak bisa masuk, akhirnya saya pulang lagi," tandasnya. (Samsul Fatoni)

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar