Partai Buruh Desak Kapolri Copot Kapolres Malang dan Bupati, Imbas Ratusan Suporter Tewas Usai Laga Arema Vs Persebaya   

Minggu, 2 Oktober 2022 16:51 WIB

Share
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (Foto: poskota/Rizal)
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (Foto: poskota/Rizal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mendesak Kapolri untuk mencopot kapolres Malang terkait tewasnya ratusan suporter dalam kericuhan usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

"Partai Buruh juga meminta agar bupati Malang untuk mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral karena kejadian ini terjadi di wilayahnya," kata Said Iqbal, Minggu (2/9/2022).


Selain itu, Partai buruh juga mendesak agar kasus Kanjuruhan ini dapat diambil alih oleh Mabes Polri sehingga kasus ini dapat diusut dengan tuntas.

"Mendesak agar kasus ini diambil alih oleh Mabes Polri untuk dilakukan pengusutan secara tuntas dan memberikan hukuman kepada para pihak yang bertanggung jawab tehadap tragedi kemanusiaan sesuai dengan peraturan yang berlaku," ucapnya.

Lanjut dia, Partai Buruh juga meminta PSSI untuk menghentikan pertandingan Liga I sampai pengusutan tragedi kemanusiaan ini dilakukan secara tuntas. 


"PSSI juga harus berjanji dan memastikan agar kasus serupa tidak terulang kembali dengan memperbaiki sistem dan prosedur serta pengamanan pertandingan sepak bola," tandasnya.

Lebih lanjut, Said Iqbal, juga menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang di rumah masing-masing sebagai tanda bentuk rasa duka cita yang mendalam.

Terakhor, dia menyerukan kepada masyarakat agar menjaga budaya sepak bola yang sehat, sportif, dan tanpa kekerasan di kalangan penggemar sepak bola. (Aldi)


 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar