Ratusan Suporter Tewas, Arema FC Pastikan Bertanggung Jawab Tangani Korban Luka Maupun Meninggal Dunia 

Minggu, 2 Oktober 2022 12:35 WIB

Share
Kericuhan hingga menewaskan ratusan supoter usai laga Arema vs Persebaya dalam laga Liga I 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim pada Sabtu (1/10/2022) malam. (Foto: Tangkapan Layar Twitter)
Kericuhan hingga menewaskan ratusan supoter usai laga Arema vs Persebaya dalam laga Liga I 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim pada Sabtu (1/10/2022) malam. (Foto: Tangkapan Layar Twitter)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Arema FC memastikan akan bertanggung jawab atas para korban tewas maupun tewas kericuhan usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

"Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka," ujar Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, Minggu (2/10/2022).


Sebagai tindak lanjut, Manajemen Arema FC juga akan membentuk Crisis Center atau Posko Informasi korban untuk menerima laporan dan penanganan korban yang dirawat di rumah sakit.

"Manajemen juga akan membentuk crisis center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit," tambah Haris. 

Selain itu, Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban. 


"Kepada keluarga  korban manajemen Arema FC memohon maaf sebesar besarnya serta siap memberikan santunan. Manajemen siap menerima saran masukan dalam penanganan pasca musibah agar banyak yang diselamatkan," ucap Haris.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya berakhir ricuh.


Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam WIB, Arema FC harus mengakui kemenangan Persebaya dengan skor 2-3.

Namun usai pertandingan, terjadi insiden hingga menewaskan 127 orang. Informasi terkini dari Komnas HAM, jumlah korban bertambah jadi 153 yang meninggal dunia. (Yoga)


 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar