Anies Ternyata Pernah Nolak Ajakan PKS Jadi Kader, Abdul Aziz: Beliau Ingin Berjuang di Jalur Profesional

Rabu, 5 Oktober 2022 18:39 WIB

Share
Anies Baswedan menyatakan menerima dan siap jadi capres 2024 yang diusung Partai NasDem. (Foto: Tangkapan Layar)
Anies Baswedan menyatakan menerima dan siap jadi capres 2024 yang diusung Partai NasDem. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ternyata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pernah diajak untuk bergabung menjadi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ajakan itu setelah Anies menang menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Abdul Aziz.


"Ya sudah sih (mengajak Anies gabung PKS) 'bagaimana menurut pak Anies kalo pak Anies gabung di PKS' begitu," ujar Abdul Aziz, Rabu (5/10/2022).

Dikatakan, alasan Anies menolak ajakan PKS karena ingin berpolitik secara independen alias tanpa partai.

"Beliau menanggapinya 'ya biarkanlah pak, saya berjuang di jalur profesional'," kata Abdul Aziz seraya menirukan ucapan Anies kala itu.

Diketahui, Anies saat ini sudah digaet oleh Partai NasDem untuk didorong sebagai calon presiden (Capres) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.


Abdul Aziz menegaskan, PKS tak mempermasalahkan pilihan Anies. Dia menyebut partainya lebih memprioritaskan kepentingan bersama.

"Tidak apa-apa, yang penting buat kamu itu bukan pak Anies ini kader PKS atau bukan, tapi bagaimana kita mau mencalonkan orang mau kader PKS atau kader partai lain atau profesional sekalipun," tuturnya.

Ia membeberkan, bahwa partai politik yang memiliki Anies beruntung. Karena Anies merupakan sosok yang baik dan sudah terlihat kinerjanya. 

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar