Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kades Rancaterep Labuan Ludes Terbakar, Korban Jiwa Nihil

Rabu, 5 Oktober 2022 09:19 WIB

Share
Warga dan tim damkar Pandeglang saat berusaha memadamkan kobaran api di rumah Kades Labuan. (Foto: Ist)
Warga dan tim damkar Pandeglang saat berusaha memadamkan kobaran api di rumah Kades Labuan. (Foto: Ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Rumah Kepala Desa (Kades) Rancaterep, Kecamatan Labuan, Pandeglang ludes terbakar.

Peristiwa terjadi pada Rabu (5/10/2022), sekitar pukul 02:00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang berada di ruang depan rumah kades tersebut. 

Meski menerjunkan sebanyak 3 unit mobil damkar dan satu unit mobil tanki air, namun api sulit dilumpuhkan. Karena kobaran api kian membesar dan menyebar ke seluruh bangunan.


Setelah beberapa menit petugas bersama warga melakukan pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan setelah seluruh bangunan atap rumah dan sisinya ludes terbakar, dan yang tersisa hanya dinding rumah saja.

Salah seorang petugas pemadam kebakaran dari BPBD Pandeglang, Opik mengatakan, dalam menanggulangi bencana kebakaran itu, sebanyak 3 unit mobil damkar dan satu unit mobil tanki air diturunkan. 


"Damkar dari BPBD 1 unit, dari Labuan 1 unit, bantuan dari PLTU 1 unit ditambah tanki air. Namun kobaran api yang membakar bangunan rumah korban cukup besar sehingga sulit dipadamkan," ungkapnya.

Camat Labuan, Ace Jarnujji membenarkan jika bangunan rumah Kades Rancaterep di wilayahnya telah dilanda bencana kebakaran, yang diduga diakibatkan dari korsleting listrik.

"Iya benar, dugaan sementara penyebab kebakaran itu dari korsleting listrik," katanya.


Terpisah, Kepala Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Cepi juga membenarkan, jika rumah Kades Rancaterep yakni Tati mengalami kebakaran. Akibatnya, kondisi bangunan rumah ludes hanya menyisakan tembok bangunan saja.

"Bangunan rumah beserta isinya ludes tidak ada yang bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar