Emak-emak Jadi Korban Kekerasan Mantan Suami, Sadis Wajahnya Ditonjok dan Disiram Air Keras 

Rabu, 5 Oktober 2022 16:27 WIB

Share
Ilustrasi Korban kekerasan mantan suami. (Ist)
Ilustrasi Korban kekerasan mantan suami. (Ist)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi korban kekerasan oleh mantan suaminya.

Korban berinisial A (49), mengaku mendapati kekerasan dari mantan suaminya IFA pada Jumat (30/9/2022) sore. Saat dirinya menyeterika pakaian mantan suaminya datang menanyakan keberadaan anak-anaknya.

"Saya nggak punya rasa curiga, dia datang ya biasa aja. Pikiran saya juga nggak punya firasat apa-apa. Tapi dia kok ngebelakangin saya terus. Dia nanya ada kopi apa nggak, kata saya coba cari sendiri, saya lagi beresin pakaian anak-anak," terangnya.


Usai percakapan itu, A lalu masuk ke kamar anaknya dengan membelakangi pintu dan IFA.

"Saya nggak lihat dia lagi ngapain. Tiba-tiba mulut saya ditutup, ditonjok dari belakang. Ditonjok dua kali, mulut ditutup, saya udah sesak jatuh ke tempat tidur," ujarnya.

Tak sampai di situ, pipi korban kena bogem mentah mantan suami hingga dirinya terjatuh.

"Terus dia tiba-tiba ke luar, ada yang lihat ngambil apa gitu di jok motor. Terus nyiram cuka parang (diduga air keras) itu ke saya. Itu kan ngebul ya, jadi saya spontan bangun. Mata saya udah nggak ngelihat tuh sebelah kiri," tuturnya.


Setelah mendapati hal tersebut, A lalu berteriak meminta tolong, namun nahas, karena letak kamar anaknya di bagian belakang rumah membuat teriakannya tak terdengar tetangga.

Lanjut korban, bahwa cairan yang diduga air keras tersebut tak hanya mengenai wajahnya, tapi juga mengalir ke bagian punggungnya.

"Meleleh ke belakang ya karena banyak. Saya nggak tahu tuh pakai apa, cuma ada buktinya gitu. Saya udah nggak mikirin, saya nyelamatin diri saya. Saya siram pakai air, minta tolong tetangga tuh disiram pakai air selang. Saya mandi, nyiram sendiri aja," kata IRT ini.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar