Anies Tak Mungkin Jadi Capres 2024, Begini Alasannya 

Kamis, 6 Oktober 2022 12:10 WIB

Share
Anis Baswedan saat dicapreskan Partai NasDem. (Foto: Poskota/Rizal)
Anis Baswedan saat dicapreskan Partai NasDem. (Foto: Poskota/Rizal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 dianggap manuver politik yang terlalu dini.

Selain itu, manuver politik Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh (SP) untuk menaikkan posisi tawar NasDem di pentas politik nasional.

"Ini hanyalah usaha dari SP untuk menaikkan posisi tawar NasDem di pentas politik nasional, agar NasDem dapat menjadi pelopor dan mendominasi parpol-parpol lainnya yang ingin bergabung dengannya yang sama-sama sepakat mau mengusung Anies sebagai Capres 2024,'' ujar Lawyer dan Pemerhati Politik, Saiful Huda Ems (SHE), Kamis (6/10/2022).


Lantas apakah taktik SP ini akan sukses nantinya? SHE memaparkan, pertama, syarat minimal parpol untuk dapat mengajukan capres atau cawapres harus memilik 115 kursi DPR RI, sedangkan NasDem sendiri saat ini hanya memiliki 59 kursi di DPR. 

"Ini artinya, jika NasDem pada akhirnya hanya maju sendirian mengajukan Anies sebagai Capres 2024 tidaklah sah. NasDem baru sah mengajukan capres jika NasDem didukung oleh parpol lainnya yang jika digabung dengan NasDem  jumlah kursinya bisa memenuhi syarat minimal sahnya parpol mengajukan capres/cawapres," bebernya. 


SHE menjabarkan, bahwa PKS yang memiliki 50 kursi di DPR dan Partai Demokrat yang memiliki 54 kursi di DPR, dapat saja bergabung dengan NasDem. Masalahnya maukah Nasdem memenuhi syarat-syarat khusus yang akan diajukan oleh PKS dan Partai Demokrat pada NasDem? 

"Percayalah, PKS dan Partai Demokrat itu dari dulu sangat terkenal sebagai partai yang sok merasa besar dan hebat, olehnya PKS dan Partai Demokrat akan mengajukan syarat khusus dan berat yang akan menjadikan Sang Bandar (SP) tekor dan hanya dapat namanya yang kesohor," tegasnya.

Jika syarat yang diajukan oleh PKS dan Partai Demokrat hanya banyaknya jumlah menteri yang akan diajukannya pada NasDem bila koalisinya menang, itu mungkin tidak akan terlalu bermasalah bagi SP, namun jika Partai Demokrat mengajukan syarat AHY sebagai capres yang harus diusungnya dan Anies digeser jadi Cawapresnya bagaimana? 

"Akan membuat ruwet pikiran SP, bukan? Inilah kemustahilan pertama bagi Anies sebagai Capres 2024. Ingat lho, SBY itu tidak akan bisa tidur nyenyak sebelum dapat mengantarkan anak kesayangannya jadi presiden," tebaknya. 


Kedua, ungkap SHE, bahwa sudah menjadi rahasia umum, bahwa untuk menjadi capres di Indonesia diperlukan modal setidaknya 70 hingga 100 triliun rupiah, sedangkan kita semua tahu, hanya segelintir orang terkaya di Indonesia yang memiliki uang di atas 70 sampai dengan 100 triliun Rupiah.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar