Polisi Gulung 6 Penyuntik Gas Elpiji 3 Kg di Ciwandan Kota Cilegon, Ratusan Tabung Subsidi Disita

Kamis, 6 Oktober 2022 16:18 WIB

Share
Polisi memamerkan pelaku dan barang bukti gas elpiji subsidi dan non subsidi. (Foto: Poskota/Haryono)
Polisi memamerkan pelaku dan barang bukti gas elpiji subsidi dan non subsidi. (Foto: Poskota/Haryono)

CILEGON, POSKOTA.CO.ID - Personel Unit Reskrim Polsek Ciwandan  mengungkap kasus penyuntikan gas elpiji subsidi ke tabung non subsidi di Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon diamankan Polsek Ciwandan.

Dalam pengungkapan ini, enam pelaku berhasil diamankan di lokasi pada Sabtu (24/9/2022). Mereka adalah JS, HS, FC, OT, CN, dan HOS. 

Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahjo Untoro menjelaskan, penangkapan pelaku penyuntikan gas tersebut berawal dari laporan masyarakat kepada personel Bhabinkamtibmas.


Kemudian, lanjut dia, personel dari Polsek Ciwandan menindak lanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan di lokasi penyalahgunaan gas bersubsidi tersebut di wilayah Lebak, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan.

"Dari lokasi, petugas menemukan barang bukti sebanyak 280 tabung 3 kilogram, non subsidi 70 tabung, dengan rincian 50 tabung sudah terisi, 20 tabung belum," ujar kapolres Eko, Kamis (06/10/2022).

Di lokasi penyuntikan gas subsidi, selain mengamankan pelaku dan ratusan tabung gas subsidi dan puluhan tabung non subsidi, polisi juga mengamankan 50 konektor untuk memindahkan isi gas, dua unit Suzuki carry, dan 43 segel gas.


Sementara itu, Kapolsek Ciwandan Kompol Rifki Seftiriyan menjelaskan, sebelum ditangkap, kepolisian terlebih dahulu melakukan penyelidikan selama dua hari dengan mengawasi tempat pelaku beroperasi.

"Setelah kami terima informasi masyarakat kamu lakukan upaya lidik selama dua hari di tempat yang disampaikan masyarakat. Kita dapati penyuntikan gas elpiji dari tabung subsidi ke non subsidi," ujarnya.


Dari aksi tersebut pelaku bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan ribu per tabung gas. 

Sebagai perhitungan, untuk satu tabung gas non subsidi dijual pelaku Rp 250 ribu, sedangkan modal yang dikeluarkan pelaku dengan membeli gas subsidi sebesar Rp 80 ribu.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar