Sakit Hati Dibully, Pria Ledakkan Bom di Seberida Riau, Densus 88 Selidiki Terkait Dugaan Keterlibatan Terorisme

Kamis, 6 Oktober 2022 10:01 WIB

Share
Ilustrasi bom. (Foto: Ist)
Ilustrasi bom. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Satu unit rumah di Kecamatan Seberida, Kabupatan Indragiri Hulu, Riau, hancur berantakan akibat terkena ledakan bom rakitan pada Senin (3/10/2022) lalu.

Terkait hal, Tim Densus 88 Antiteror Polir akan mengusut dugaan keterlibatan aksi terorisme dalam ledakan bom tersebut.

Kabag Banops Densus 88 Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan, bahwa kasus tersebut saat ini tengah di tangani Polda Riau.


"Saat ini kasus ditangani oleh Polda Riau. Dugaan awal belum terkait terorisme, akan tetapi Densus masih mendalami jika ada keterkaitan tersangka dengan kelompok teror," ujar Aswin melalui keterangannya kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).

Namun demikian, pelaku berinisial MM alias Ocu (41) yang membuat sekaligus meledakkan bom tersebut telah ditangkap polisi. Ia melancarkan aksinya tersebut lantaran telah dibully oleh sejumlah warga karena berpakaian kumuh dan kucel.

MM yang sakit hati lantas merakit bom secara otodidak lalu meledakkannya. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, pelaku membeli bahan peledak di toko online sejak bulan Mei 2022 lalu.

"Awal peristiwa ini sejak MM pada bulan Mei sudah mulai membeli bahan peledak di toko online. Sejumlah bahan yang diperlukan dibeli MM untuk membuat bom rakitan," ungkap Sunarto.

Ada beberapa bom rakitan yang diledakkan pelaku di dua lokasi berbeda. Bom pertama diletakkan di dekat warung warga. Ledakan bom rakitan pertama tidak terlalu besar dan tidak ada korban jiwa.


"Bom kedua yang telah dirakit kemudian diletakkan di pinggir jalan dan waktunya di setting 30 menit. Kali ini ledakannya lebih besar," kata dia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar