Kisah Korban Bencana Gempa di Pandeglang Tak Mampu Bangun Rumah Layak Huni, Akhirnya Satu Keluarga Tinggal di Gubuk 

Rabu, 23 November 2022 11:19 WIB

Share
Satu keluarga di Menes Pandeglang yang tinggal di gubuk. (Foto: Ist)
Satu keluarga di Menes Pandeglang yang tinggal di gubuk. (Foto: Ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Warga Kampung Kaduperep, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, terpaksa harus tinggal di sebuah gubuk, lantaran tak sanggup untuk membangun kembali rumahnya yang ambruk. 

Diketahui, satu keluarga yang tinggal di gubuk dengan keterbatasan itu terdapat lima jiwa, yakni Suminta (47) dan istrinya Adi Liana Herlina (40) serta tiga orang anaknya. 

Bangunan rumah Suminta ambruk setahun yang lalu, karena belum mampu membangun kembali rumahnya yang dulu, akhirnya Suminta dan anak istrinya terpaksa harus tinggal di gubuk dengan ukuran 2x2 meter. 


Nampak sebuah gubuk yang ditempati satu keluarga tersebut beratapkan potongan asbes dan dinding juga terbuat dari potongan asbes dan kayu.

"Rumah kami yang dulu ambruk kena bencana alam. Tapi kami belum bisa membangun kembali rumah kami, akhirnya untuk saat ini kami tinggal di sini dulu (gubuk)," ungkapnya, Rabu (23/11/2022).

Suminta menjelaskan, meskipun sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat, namun tidak bisa membangun kembali rumah yang layak untuk ditempati keluarganya.

"Memang setelah kejadian rumah ambruk, ada itu bantuan dari pemerintah sekitar Rp 5 juta, namun uang itu tidak cukup untuk membangun rumah," katanya.


Selain itu, ia juga mengaku belum pernah mendapatkan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Belum pernah mendapatkan bantuan sosial program seperti orang-orang. PHK belum pernah, BPNT juga belum pernah, padahal saya punya dua anak yang sudah sekolah," ujarnya.

Ia berharap, rumahnya bisa dibangun kembali agar ia dan anak istrinya bisa tinggal di tempat tinggal yang lebih layak lagi.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar