Pecatan Polri Ini Diduga Kembali Melakukan Penipuan, Tersangka Ditangkap di Apartemen Tangsel

Rabu, 23 November 2022 12:25 WIB

Share
Pecatan polisi melakukan penipuan ditangkap. (Foto: Poskota/Iqbal)
Pecatan polisi melakukan penipuan ditangkap. (Foto: Poskota/Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pecatan polisi berinisial RMF (34) kembali diduga melakukan penipuan. Kali ini korbannya adalah seorang wanita LL (35).

Korban tinggal di Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, bahwa korban mengalami kerugian sebesar Rp 126 juta.


Dia menyebutkan, korban merupakan seorang residivis dan pernah ditangkap oleh Subdit Resmob unit 4 Polda Metro Jaya karena melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKBP di tahun 2021.

"Kepada Korban tersangka mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Kompol dengan nama NM, yang berdinas di unit 4 Resmob Polda Metro Jaya sebagai kanit," ujar Kombes Pol Zain, Rabu (23/11/2022).

Kapolres menuturkan awal pertemuan antara korban dengan tersangka karena sama-sama tinggal di Apartemen Skandinavia, Kelurahan Babakan Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.


"Korban bercerita kepada tersangka, bahwa dia pernah membuat Laporan Polisi di Polres Metro Jakarta Utara sejak tahun 2021 namun sampai sekarang tidak ada progres kelanjutannya," papar dia.

Lalu lanjut Zain, tersangka mengatakan akan membantu korban untuk berkoordinasi dengan penyidik Polres Metro Jakarta Utara agar laporannya segera dikerjakan, akan tetapi sebelum itu, tersangka meminta uang pelicin perkara kepada korban agar perkara yang dilaporkannya bisa segera berjalan.

"Uang 126 juta itu diberikan korban secara bertahap terhitung sejak 2 Oktober sampai 27 Oktober dan di tanggal 27 Oktober 2022 itu tersangka mengajak korban bertemu untuk berdamai dengan pihak lawan di Polda Metro Jaya. kemudian tersangka meminta korban ke Pasific Place ternyata setelah ditunggu-tunggu, tersangka tidak kunjung datang dan nomor telepon tersangka sudah tidak bisa dihubungi lagi," beber Kapolres.


Atas kejadian tersebut, kemudian korban melaporkan perkaranya ke Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota guna proses lebih lanjut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar