Jokowi Jalani Vaksinasi Booster di Istana Bogor Hari Ini, Tingkatkan Imunitas dan Cegah Penularan COVID-19

Kamis, 24 November 2022 10:37 WIB

Share
Presiden Joko Widodo saat menjalani vaksinasi booster di Istana Bogor. (Foto: Biro Pers)
Presiden Joko Widodo saat menjalani vaksinasi booster di Istana Bogor. (Foto: Biro Pers)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID- Presiden Joko Widodo menegaskan sampai saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin yang pertama, 172 juta dosis vaksin yang kedua.

"Selain itu, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat yang kedua," terang Jokowi usai melakukan vaksinasi COVID-19 penguat kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Presiden menegaskan pentingnya vaksinasi penguat untuk meningkatkan imunitas dan mencegah penularan COVID-19. 


"Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan COVID-19 dari orang ke orang, ini yang paling penting," ungkapnya.

Sebab itu, presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19 secara lengkap dengan ditambah dosis tambahan atau booster.

"Pada pagi ini saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat, dan ini saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antar masyarakat," ujar presiden.


Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya menjelaskan bahwa 84 persen dari kasus COVID-19 yang meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi penguat. 

Selain itu, 74 persen kasus COVID-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat juga belum mendapatkan vaksinasi penguat.

"Jadi buat teman-teman, buat masyarakat, tolong diingatkan agar cepat-cepat di booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di booster, cepat di booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia di atas 60 tahun juga segera lakukan booster yang kedua," ucap Menkes Budi.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menggunakan vaksin IndoVac untuk vaksinasi COVID-19 penguat yang kedua. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar