Gegara Rasisme, Anggota SPKT Polsek Palmerah Dikenakan Sanksi

Jumat, 25 November 2022 14:51 WIB

Share
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce. (Foto: Poskota/Pandi)
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce. (Foto: Poskota/Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota SPKT Polsek Palmerah Brigadir RYP yang telah melakukan tindakan rasisme kepada warga dikenakan sanksi.

"Kita sesuai prosedur sudah memberikan proses sanksi dan penempatan khusus," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce kepada wartawan, Jumat (25/11/2022).

Pasma menyebut, Brigadir RYP telah diperiksa oleh Provos Polres Metro Jakbar. Proses sanksi kepada yang bersangkutan masih berlangsung.


Sebelumnya diberitakan, warga bernama Rezky Achyana, mengalami insiden tak mengenakkan saat membuat laporan kehilangan ke Polsek Palmerah pada Kamis (24/11/2022).

Dia disebut 'pelit' oleh dua orang anggota polisi yang melayani saat itu.

Kepada awak media, Rezky mengatakan awalnya dia hendak membuat laporan kehilangan buku tabungan. Saat itu ada dua petugas SPKT yang melayani.


Singkat cerita, surat laporan tersebut sudah jadi dan terima Rezky. Dia pun langsung memasukkan surat laporan tersebut ke dalam tasnya.

"Terus bapaknya bilang 'terima kasih aja?' Terus saya bilang iya. Karena kan saya tahunya gak ada pungli di kepolisian," ujarnya kepada wartawan di Polsek Palmerah.

Ketika Rezky hendak keluar dan membuka pintu, salah satu anggota polisi SPKT tersebut malah meneriaki dirinya dengan kalimat yang tak mengenakkan.

"Saya diteriakin 'Padang, Padang Pelit', dan itu cukup menyinggung sih ya," jelasnya.

Halaman
Reporter: Muhidin
Editor: Muhidin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar