Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dan LPG di Cianjur Beroperasi Normal

Jumat, 25 November 2022 16:40 WIB

Share
Ilustrasi Penyaluran BBM Oleh Pertamina. (Foto: Ist)
Ilustrasi Penyaluran BBM Oleh Pertamina. (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh sarana dan fasilitas penyaluran BBM dan LPG Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) telah beroperasi normal dalam menyalurkan kebutuhan energi masyarakat di Cianjur, Jawa Barat.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan, sarana dan fasilitas yang telah beroperasi normal antara lain SPBU, Agen LPG, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).


“Sebanyak 45 SPBU, 43 Agen LPG, 6 SPPBE, dan 37 Pertashop saat ini beroperasi normal. Untuk SPBU yang terdampak, ada bantuan operator dari Sukabumi, Bandung, dan Bogor. Lalu untuk Agen LPG yang terdapat kerusakan juga sudah ditangani sehingga penyaluran LPG tetap berjalan normal dan tidak terganggu. Kami tetap mengimbau seluruh mitra untuk selalu waspada,” jelas Mars Ega dalam keterangan resmi yang diterima Jakarta.Poskota, Jumat, (25/11/2022).


Ia menambahkan, titik suplai untuk SPBU di Cianjur yakni Fuel Terminal Padalarang dalam kondisi baik dan tetap beroperasi dengan normal.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan mobil tangki bisa melintasi akses jalan Cipanas-Cianjur.

“Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan Fuel Terminal Plumpang Jakarta sebagai alternatif penyaluran keempat SPBU yang terdampak longsor di jalur buka tutup Cianjur – Cipanas. Untuk layanan ke masyarakat, kami juga menyiagakan tiga unit motoris di SPBU Panembong untuk melayani pengantaran BBM,” lanjut Mars Ega.


Di SPBU Panembong, Pertamina saat ini juga sudah menyiagakan Posko Pertamina Peduli bekerja sama dengan BPBD Cianjur untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.

"Selain bantuan langsung, Pertamina turut mengirimkan tenaga medis untuk disiagakan di wilayah bencana," pungkasnya. (Wanto)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar