Kebutuhan Daging Ayam dan Sapi Saat Nataru di Jakarta Diprediksi Meningkat 15 Persen

Senin, 19 Desember 2022 20:22 WIB

Share
Dirut Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mendamping Kepala Badan Pangan Nasional RI, Arief Prasetyo Adi meninjau ketersediaan daging di Dharma Jaya. (ist)
Dirut Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mendamping Kepala Badan Pangan Nasional RI, Arief Prasetyo Adi meninjau ketersediaan daging di Dharma Jaya. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Perumda Dharma Jaya menjamin kebutuhan daging di Jakarta saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman. 

Meski permintaan terhadap daging diprediksi meningkat 15 persen dibanding kebutuhan daging di hari biasanya yang sebanyak 6.000 ton setiap bulannya.    

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan stok daging ayam dan sapi beku di Dharma Jaya masing-masing 400 ton.

“Kami mengapresiasi Badan Pangan Nasional yang mengkoordinir semua dan memastikan daging datang tepat waktu. Sekarang saja sudah datang barangnya. Jadi masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir karena stok daging banyak di gudang. Dan teman-teman di industi daging juga stoknya banyak saat ini,” ungkap Raditya usai mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional RI, Arief Prasetyo Adi meninjau ketersediaan daging di Dharma Jaya.

Radit mengatakan, Perumda Dharma Jaya saat ini telah memiliki sebanyak 16 cold storage di Cakung dengan kapasitas 25 hingga 30 ton. Ketersediaan daging di Dharma Jaya didukung oleh BUMN, BUMD dan peternak lokal di daerah-daerah pemasok. Radit menambahkan, belum terjadi gejolak harga daging jelang Nataru hingga saat ini.

“Kenaikan harga belum ada, masih flat. Ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara BUMN dan para mitra. Kami berharap supportnya terus diberikan kepada Perumda Dharma Jaya dan masyarakat DKI Jakarta,” ucap Radit.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pangan Nasional RI, Arief Prasetyo Adi menyampaikan, Kementerian, Lembaga dan BUMN yang terkait dengan urusan pangan semakin solid untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya daging.

“Kita pastikan bahwa stok jelang Nataru untuk daging itu tercukupi, harga daging juga stabil, jadi tidak perlu belanja yang berlebih, belanja denhan bijak karena Pemprov DKI juga sudah menyiapkan dagingnya bekerja sama dengan BUMN,” kata Arief.

Arief menambahkan, Perumda Dharma Jaya dilengkapi gudang penyimpanan daging beku (cold storage) bersertifikasi yang menjadi salah satu faktor pendukung ketersediaan dan harga daging di Jakarta stabil.

“Karena salah satunya menggunakan teknologi, ada cold storage/cold room kita sebar frozen produk dan orang Indonesia juga sudah mulai terbiasa dengan frozen produk karena lebih higienis, tidak memberikan kesempatan kepada bakteri untuk berkembang,” tandas Arief.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar