Revolusi Industri 4.0 Dapat Genjot Produktivitas Sektor Pertanian

Sabtu, 24 Desember 2022 07:36 WIB

Share
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau teknologi pertanian modern di Jakarta. (Foto: Ist)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau teknologi pertanian modern di Jakarta. (Foto: Ist)

JAKARTA. POSKOTA.CO.ID - Kehadiran teknologi sangat penting terutama untuk mendukung aktivitas pertanian.  

Hal itu disampaikan Menteri (Mentan) Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di kegiatan Harmonisasi dan Refleksi Kinerja Direktorat Jenderala Prasarana dan Sarana Pertanian Pada Tahun 2022, di Jakarta pada Minggu (18/12/2022) lalu.

"Kementerian Pertanian berinisiatif menggenjot produktivitas pertanian dengan meluncurkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan," ujar mentan.


Mentan Syahrul menjelaskan, modernisasi teknologi dunia berkembang sangat cepat, termasuk di bidang pertanian. Pengembangan pertanian modern lebih lanjut saat ini menuju kepada model pertanian cerdas (smart farming). 

Lanjut mentan Syahrul, dalam konteks pengembangan sesuai amanat Perpres 18/2020 tentang RPJMN 2020  2024, Bappenas menjabarkan secara spesifik program pertanian cerdas ini dengan istilah Pertanian Presisi. 

"Pertanian Cerdas atau Pertanian Presisi ini merupakan sebuah mekanisme pengelolaan lahan pertanian menjadi jauh lebih produktif dan efisien melalui keterlibatan teknologi informasi," ujarnya.


Pertanian presisi melibatkan beberapa sistem pertanian modern yaitu sistem mekanisasi, otomatisasi kontrol, kegiatan monitoring dengan pemanfaatan big data sampai dengan teknologi internet of things (IoT) serta machine learning. 

"Strategi untuk pengembangan pertanian modern yang dilakukan Kementerian Pertanian adalah dengan meningkatkan level teknologi dari kondisi existing secara selektif dan spesifik," terangnya.

Kesempatan yang sama, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil mengatakan, pembangunan pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern merupakan langkah terobosan yang sangat relevan untuk memecahkan, mengatasi sekaligus menjadi solusi dari kompleksnya permasalahan maupun tantangan yang dihadapi. 

"Untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern memerlukan dukungan penyediaan prasarana dan sarana pertanian (Prasatani) untuk kelancaran dan keberhasilan kegiatannya," ujar dia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar