Advertisement

Doyan Kuliner tanpa Khawatir Penimbunan Lemak, Kedai Ini Cocok untuk Dikunjungi

Kuliner —Sabtu, 20 Maret 2021 15:17 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Doyan Kuliner tanpa Khawatir Penimbunan Lemak, Kedai Ini Cocok untuk Dikunjungi
Menu makan asam-asam iga dipadu dengan minuman Lee yu na bisa membakar lemak dalam tubuh. ist

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Kalau kamu termasuk orang yang suka makan makanan enak tetapi khawatir dengan dampak dari lemak yang dihasilkan, maka kamu bisa menyantap makanan enak tanpa khawatir pada lemak di kedai Parete yang berlokasi di Jalan Tb Suwandi No.54 Ciracas, Kota Serang.

Selain menyediakan makanan enak berlemak juga menyediakan penawarnya agar lemak luntur dari badan.

Warnerry Poetry, pemilik kedai Parete mengatakan, setiap orang, termasuk dirinya, pasti ingin makan apa saja tetapi kalau bisa tidak menyebabkan berat badan naik.

Sebab bagi banyak orang, terutama perempuan, berat badan adalah masalah.

Memahami akan kebutuhan untuk bisa makan enak banyak tetapi tidak menyebabkan kegemukan itulah kemudian mendorong Warnerry membuat makanan dan minuman yang sedap disantap tapi tidak mengkhawatirkan menyebabkan kegemukan. 

Maka, ia mendapatkan cara agar lemak-lemak yang dihasilkan makanan bisa luruh sehingga meninggalkan jejak di badan.

Baca jugaHarga Cabai Melambung, DPD: Pemerintah Tak Miliki Sistem Distribusi

"Di sini kami menyajikan menu unggulan asam-asam iga," kata Warnerry, akhir pekanro lalu.

Warnerry mengungkapkan, asam-asam iga di kedainya berbeda dengan asam-asam iga pada umumnya yang teksturnya lebih bening dan hanya mempunyai dua paduan rasa, asam dan pedas.

"Tapi asam-asam iga di kedainya mempunyai tekstur kuah yang lebih kental, sehingga dari warnanya saja sudah terlihat tampak berbeda," ucap dia.

[page-pagination]

Tekstur kuah yang kental itu, tambah ASN Pemkab Serang ini, berasal dari rempah-rempah yang ia bubuhkan, ada pala, kayu manis dan lain-lainnya.

"Sehingga rasa yang dihasilkan selain paduan antara asam dan pedas, juga ada rasa sensasi gurihnya yang tidak ditemukan pada asam-asam iga pada umumnya," jelas dia.

Menu andalan yang banyak dipesan oleh pelanggannya ini, lanjut Warnerry, sangat cocok dimakan siang hari.

Perpaduan pedas, Adam dan gurih dari olahan bumbu itu akan mampu mengembalikan semangat untuk melanjutkan kerja lagi.

Baca jugaDKI Masih Bertahan di Posisi Tertinggi Provinsi dengan Penambahan Kasus Covid-19 Terbanyak

"Para pelanggan yang datang ke kedai kebanyakan pada saat istirahat siang, karena mungkin sangat cocok untuk menu makan siang. Tapi ketika sore sampai malam juga banyak aja yang mesen," jelas dia.

Untuk melengkapi menu makanan berat itu, Warnerry menyajikan minuman pembakar lemak yang berbahan dasar lemon.

lemon memiliki kandungan yang bisa meluruhkan lemak dalam tubuh.

Sehingga ketika seseorang minum dengan bahan dasar lemon maka diyakini bisa menghilangkan lemak pada tubuh.

Di kedai Parete, ada beberapa minuman yang direkomendasikan Warnerry bagi konsumen yang tidak ingin lemak menempel di badan mereka usai menyantap makanan berlemak.

Beberapa minuman peluntur lemak yang direkomendasikan yaitu juniper atau jeruk nipis peras, lee yuna atau lemon yakult dan nata de coco, es yakult lemon squash, lemon tea, jeruk hangat, dan es jeruk.

[page-pagination]

“Semuanya dikasih perasan air jeruk lemon sebagai minuman peluntur lemak,” kata Warnerry tertawa.

Menurut Warnerry, bagi semua kaum hawa adalah impian bisa jalan-jalan, makan-makan, tetapi tetap langsing dan cantik.

Hal itu juga yang ia impikan. Karena mengerti dengan kebutuhan wanita semacam itu, maka ia menciptakan sejumlah minuman penolak lemak tadi.

Pegawai aparatur sipil negara di Kabupaten Serang ini mengaku semua resep minuman peluntur lemak yang dijual di kedainya yang bukan dari pukul 12.00-21.00 WIB itu merupakan racikannya sendiri. 

Warnerry memang hobi memasak. Bahkan sejak kecil ia sudah terbiasa di dapur membantu ibu dan neneknya karena itu sudah sangat familiar dengan bumbu dapur.

“Saya juga suka minum jeruk lemon,” kata dia. (luthfillah/kontributor)

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait