Advertisement

Pembunuh Janda di Apartemen Margonda Divonis 20 Tahun Penjara

Depok —Rabu, 31 Maret 2021 14:35 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Pembunuh Janda di Apartemen Margonda Divonis 20 Tahun Penjara
Pelaku saat menjalani rekonstruksi pembunuhan. (poskota.co.id/dok)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID-- Pengadilan Negeri Kota Depok menjatuhkan hukuman kepada FM, terdakwa kasus pembunuhan sadis dengan korban janda di Apartemen Margonda Residence 5, dengan vonis 20 tahun penjara.

Putusan tersebut dibacakan hakim Pengadilan Negeri Kota Depok, dalam sidang lanjutan yang digelar Rabu (31/3/2021) pagi.

"Putusan 20 tahun penjara terhadap terdakwa FM ini sudah sesuai putusan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hakim menyatakan menyatakan terdakwa terbukti bersalah, dengan pidana 20 tahun penjara dikurangi masa tahanan,” ujar Humas Pengadilan Negeri Depok, Fadil, kepada wartawan usai dikonfirmasi.

Menurut Fadil, selain itu hakim memutuskan agar sejumlah barang berharga korban yang diambil terdakwa sempat dikembalikan kepada pihak keluarga.

"Barang berharga milik korban seperti motor, perhiasan, dan HP Oppo sudah dikembalikan kepada pihak keluarga korban," tambahnya.

Terpisah menanggapi putusan tersebut kuasa hukum terdakwa, Tatang, mengaku menerima putusan tersebut, meski awalnya sempat keberatan.

"Dari terdakwa menerima, sehingga sebagai penasehat hukumnya terima juga,"tambahnya.

Tatang menyebutkan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin, di antaranya dengan memberikan pembelaan dalam hal ini pledoi. Tatang menilai, terdakwa FM tidak ada niatan untuk melakukan pembunuhan terhadap korban AO (36).

"Kedua belah pihak yaitu terdakwa dengan korban ada hubungan spesial. Yang mana hubungan ini juga sudah lama. Terlepas dari persoalan yang ada saat itu yang diduga perselingkuhan, terus terjadi kejadian yang tidak diharapkan, kami rasa itu spontan bukan terencana,” terangnya.

Di sisi lain, kata Tatang, terdakwa sangat menyesal dan telah mengakui segala perbuatannya. Hal itu pun telah disampaikan pada hakim dan keluarga korban.

"Terdakwa sudah sangat menyesali perbuatannya. Dia tidak ada niat untuk membunuh. Apa yang dilakukannya spontanitaa kareba dibakar api cemburu, atau marah,"tuturnya.

[page-pagination]

"Jasad korban usai tewas ditinggalkan di kamar apartemen. Korban merasa tidak tahu setelah korban diikat, dilakban, dan ditinggal itu meninggal. Yang dia tahu itu korban pingsan.”

Sebelumnya, korban inisial AO (36), ditemukan tewas di dalam kamar apartemen tersebut, pada Selasa (4/8/2020) malam. Dari hasil penyelidikan terungkap, pelaku tak lain adalah FM (37 tahun) yang merupakan kekasih korban. (Angga)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait