Advertisement

Terkait Larangan Mudik Lebaran, Dishub Depok Akan Lakukan Penyekatan dan Menutup Terminal Jatijajar Bagi Bus AKDP dan AKAP

Depok —Selasa, 6 April 2021 12:26 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Terkait Larangan Mudik Lebaran, Dishub Depok Akan Lakukan Penyekatan dan Menutup Terminal Jatijajar Bagi Bus AKDP dan AKAP
Kadishub Kota Depok, Dadang Wiharna, beserta staf (poskota.co.id/angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID-- Setelah ada pelarangan pulang kampung (Mudik) oleh pemerintah pusat, Dinas perhubungan Kota Depok akan melakukan pengawasan hingga penyekatan dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19.

Kadishub Kota Depok, Dadang Wiharna, mengatakan pemerintah Kota Depok akan berkoordinasI bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk menyiapkan regulasi terkait kebijakan tersebut.

Salah satu kebijakan itu adalah penghentian palayanan terminal dan operasional bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

"Pada tanggal 6-17 Mei 2021 operasional AKDP dan AKAP akan dihentikan sementara, diberlakukan pada terminal Jatijajar. Sedangkan bagi warga yang memiliki kepentingan mendesak bisa mendatangi Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur," ucapnya.

Kendati demikian, Dadang mengatakan, kebijakan larangan ke luar daerah tidak berlaku ketika ada masyarakat yang punya kepentingan mendesak.

"Jikalau ada yang wafat di kampung atau sakit keras, akan diperkenankan jalan. Akan tetapi, ada syarat tertentu, seperti ada syarat dari RT dan RW dan keterangan dari kampung ada saudara yang sakit keras atau ada saudaranya yang wafat,” ungkap Dadang.

Selain itu, lanjut Dadang, Dishub akan berkerjasama dengan sejumlah pihak, salah satunya Polres Metro Depok unit Satlantas, untuk melakukan pemetaan pada sejumlah titik rawan keberangkatan luar daerah.

"Untuk pengawasan kita lakukan secara instensif. Kita kerjasama bersama BPTJ, untuk indikasikan lokasi dijadikan pemberangkatan ke kampung halaman," tuturnya.

Paling tidak untuk penyekatan, lanjut Dadang, baru ada lima titik jalur alternatif luar daerah menjelang hari raya Idul Fitri di Jabodetabek.

"Baru lima titik yang akan kita jadikan pemantauan. Ada beberapa titik dijadikan sebagai check point di wilayah," tambahnya.

[page-pagination]

Mantan Camat Sukmajaya ini menambahkan, titik-titik yang sudah ada masih dikoordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

"Untuk terminal bayangan di kota Depok, sudah tidak ada lagi. Semua bus sudah tertib dan berangkat dari Terminal Jatijajar, baik itu AKDP maupun AKAP," tuturnya.

"Bagi siapa masih ada yang melanggar, anggota kita dapatkan di jalan, maka akan ada sanksi. Kami menunggu (aturan terkait sanksi) dari Kementerian Perhubungan, apakah ada sanksi administratif atau pencabutan izin. Kita masih menunggu aturan resmi," pungkasnya. (Angga)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait