Advertisement

Belasan RW Kumuh Jadi Target Penataan, Ini Alasan Sudin PRKP Jakarta Pusat

Jakarta Pusat —Selasa, 6 April 2021 16:19 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Belasan RW Kumuh Jadi Target Penataan, Ini Alasan Sudin PRKP Jakarta Pusat
Kepala Seksi Perencanaan, Pengawasan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sudin PRKP Jakarta Pusat Rendy Pramudia Aji. Poskota.co.id/fatah

GAMBIR, POSKOTA.CO.ID – Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Jakarta Pusat akan menata 12 RW kumuh yang tersebar di delapan kelurahan wilayah Jakarta Pusat akan dilaksanakan pada Juni 2021.

Kepala Seksi Perencanaan, Pengawasan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sudin PRKP Jakarta Pusat Rendy Pramudia Aji mengatakan, kriteria RW kumuh berdasarkan data dari BPS 2017 dan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 90/2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman Dalam Rangka Penataan Kawasan Permukiman Terpadu.

Total RW kumuh di wilayah Jakarta Pusat, ungkap Rendy, sebanyak 98 lokasi.

“Prioritas penataan RW kumuh dilakukan di 38 RW, terbagi dari 2018 sampai dengan 2022,” ujar dia saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).

Namun di 2021, sambung Rendy, penataan RW kumuh akan dilakukan di 12 RW.

Yakni, RW.05 Kelurahan Karet Tengsin, RW.012 Kebon Melati, RW.02 Kelurahan Menteng, RW.06 Kelurahan Bungur, serta RW.01 dan 02 Kelurahan Johar Baru.

“Begitu juga RW.08, 011, 012 Kelurahan Tanah Tinggi, RW.08 dan 010 Kelurahan Utan Panjang, RW.05 Kelurahan Mangga Dua Selatan,” papar dia.

Rendy juga Mengungkapkan, penataan RW kumuh meliputi perbaikan jalan lingkungan dan saluran, pembuatan gapura, perbaikan lampu PJU, penghijauan, pembuangan sampah, sumur resapan, pembuatan septic tank komunal, dan MCK.

“Tahun ini baru 12 RW yang masuk dalam penataan RW kumuh melalui program Collaborative Implementation Program (CIP), Insyaallah program ini bulan Juni 2021 akan mulai dilaksanakan,” ucap Rendy.

Khusus RW.05 Kelurahan Karet Tengsin, dan RW.02 Kelurahan Menteng, ungkap dia, merupakan program lanjutan tahun sebelumnya.

[page-pagination]

Ia berharap kepada SKPD terkait dapat mendukung program KSD gubernur DKI Jakarta. “Terutama kegiatan aspek sosial budaya dan ekonomi,” tambah dia.

Untuk mempercepat penataan kawasan RW kumuh, pihaknya berkolaborasi dengan masyarakat secara swakelola.

Masyarakat nantinya ikut berkecimpung dalam penataan RW kumuh secara langsung.

“Terutama pekerjaan yang tidak memerlukan skill khusus seperti pembuatan penghijuan dan mural,” pungkas Rendy. (fatah)

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait