Advertisement

Sidak Bahan Makanan di Pasar Jatinegara Jakarta Timur, Petugas Temukan Kerupuk Mengandung Bahan Berbahaya

Jakarta Timur —Selasa, 6 April 2021 21:01 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Sidak Bahan Makanan di Pasar Jatinegara Jakarta Timur, Petugas Temukan Kerupuk Mengandung Bahan Berbahaya
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat memimpin sidak bahan makanan. Poskota.co.id/ifand

JATINEGARA, POSKOTA.CO.ID - Jelang Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebuah bahan makanan jenis kerupuk yang mengandung bahan berbahaya.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar yang langsung memimpin sidak bahan makanan itu dan menyisir ke kios-kios pedagang.

Petugas pun mengambil sampel dari kios pedagang untuk dilakukan uji cepat.

"Tentunya sidak ini melihat pasokan secara kualitas, jangan sampai masyarakat Jakarta Timur yang datang terkontaminasi dengan formalin, boraks dan sebagainya," kata dia, Selasa (6/4/2021).

Dia mengatakan, sidak keamanan pangan yang digelar pihaknya juga dilakukan serentak di lima pasar wilayah Jakarta Timur.

Di antaranya Pasar Jatinegara, Pasar Rawamangun, Pasar Ampera, Pasar Palmeriam, dan Pasar Jambul.

"Dan dari sidak itu, petugas mengambil beberapa sampel yang diuji oleh BPOM DKI Jakarta, demi memberi keamanan untuk masyarakat," kata dia.

Dari 29 sampel yang diambil secara acak, satu sampel makanan yakni jenis kerupuk menunjukan positif rodium.

Atas hal ini, walikota mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam memilih bahan pangan.

[page-pagination]

"Kami berharap masyarakat juga lebih teliti dan jeli dalam memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi," tutur dia.

Selain itu, Anwar juga memastikan stok pangan jelang Ramadan masih aman walaupun mengalami kenaikan sebesar Rp.5000 sampai Rp.10 ribu.

Seperti harga daging sapi dari Rp.120 ribu perkilogram naik menjadi Rp.130 ribu perkilogram, daging ayam dari Rp.30 ribu menjadi Rp.34 ribu dan cabe rawit merah turun dari Rp.150 ribu perkilogram menjadi Rp.90 ribu perkilogram.

"Kemudian saya melihat distribusi di sini dan ternyata masih aman," kata Anwar.

Ia menambahkan, nantinya kegiatan ini akan rutin digelar pihaknya dengan mengecek seluruh bahan makanan yang ada di pasar.

Hal ini untuk memastikan semuanya aman untuk dikonsumsi dan ketersediaan juga cukup dan tidak membuat masyarakat resah untuk berbelanja.

"Pengawasan ini akan terus kita lakukan, dalam rangka memastikan semua yang dibelanjakan masyarakat aman dikonsumsi dan pasokan mencukupi. Agar harga tidak melambung dan perlu dikontrol dengan baik,” pungkas dia. (ifand)

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait