Advertisement

Persiapan Menyambut Siswa untuk Belajar Tatap Muka SDN 06 Kramat Jati Jakarta Timur, Ruang Kelas Sudah Nyaman

Jakarta Timur —Selasa, 6 April 2021 22:13 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Persiapan Menyambut Siswa untuk Belajar Tatap Muka SDN 06 Kramat Jati Jakarta Timur, Ruang Kelas Sudah Nyaman
Para guru yang menyiapkan ruang kelas untuk ujicoba belajar tatap muka. Poskota.co.id/ifand

KRAMAT JATI, POSKOTA.CO.ID - Jelang pelaksanaan ujicoba belajar tatap muka, SDN 06 Tengah Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai melakukan persiapan, seperti menyiapkan ruang kelas yang akan digunakan, menyiapkan alat pelindung diri (APD), hingga tempat cuci tangan untuk para siswa.

Ruang kelas yang lebih dari setahun ini tak digunakan, mulai kembali ditata oleh para guru dan staf sekolah.

Mereka pun mulai bersiap untuk menyambut para siswa, setelah selama Pandemi Covid-19 ini hanya menjalani pelajaran secara online.

Kepala SDN Tengah 06 Sugesti mengatakan, persiapan yang dilakukan pihaknya dengan merapikan ruang kelas karena tempatnya terpilih sebagai sekolah ujicoba tatap muka.

Karena itu, penataan dilakukan agar ruangan yang nantinya digunakan untuk belajar bisa berjalan lancar.

"Tadi sudah kita rapikan kelas yang nantinya akan digunakan untuk uji coba belajar tatap muka," kata Sugesti, Selasa (6/4/2021).

Dia mengatakan, nantinya ruang kelas yang biasa digunakan 31 siswa hanya akan diisi 15 siswa.

Pihaknya juga hanya menyiapkan 15 kursi di dalam satu kelas.

"Kami juga sudah menyiapkan beberapa tempat cuci tangan yang ada hampir didepan setiap kelas. Sehingga bisa digunakan oleh siswa, termasuk menyiapkan cairan hand sanitizer" ungkap Sugesti.

Perlengkapan lain yang juga disiapkan, kata Sugesti, adalah menyiapkan APD hingga masker cadangan untuk para siswa.

[page-pagination]

Hal itu disiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ketika proses belajar tatap muka berlangsung.

"Kalau memang nanti diperlukan, ya digunakan. Kalau tidak perlu kita sudah menyiapkannya," tutur dia.

Sugesti menambahkan, sebelum masuk ke sekolah, pihaknya juga akan mengecek suhu tubuh para siswa.

Bila nantinya suhu mereka ditemukan mencapai 37 derajat, siswa tidak boleh mengikuti kegiatan ujicoba belajar tatap muka.

"Nanti kami akan menghubungi orangtua siswa untuk menjemput si anak yang suhunya tinggi itu," kata dia. 

Siswa yang diminta pulang itu, lanjut Sugesti, nantinya akan mengikuti belajar secara online, seperti biasanya.

Sedangkan guru di setiap kelas yang akan mengatur pembelajaran secara blanded learning yang sudah mendapat pelatihan.

"Mudah-mudahan dalam pelaksanan uji coba belajar tatap muka besok bisa berjalan dengan baik," pungkas Sugesti. (ifand)

 

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait