Advertisement

Selama PPKM Mikro, Satpol PP Kabupaten Bekasi Tertibkan Puluhan Tempat Hiburan Malam. Jelang Ramadhan, Razia Diperketat

Bekasi —Rabu, 7 April 2021 12:39 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Selama PPKM Mikro, Satpol PP Kabupaten Bekasi Tertibkan Puluhan Tempat Hiburan Malam. Jelang Ramadhan, Razia Diperketat
Satpol PP Kabupaten Bekasi menyegel Cafe dan tempat hiburan malam yang melanggar prokes. (poskota.co.id/dok)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID-- Satpol PP Kabupaten Bekasi rutin menggelar razia terhadap pelanggar protokol kesehatan (prokes) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dari razia itu, lokasi yang ditertibkan yakni tempat hiburan yang buka melebihi jam operasional dan tidak mematuhi batasan pengunjung sebanyak 50 persen.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Bekasi, Windhy Mauly mengatakan, penindakan langsung kini tengah gencar dilakukan.

"Puluhan lokasi, pelanggar protokol kesehatan sudah kami segel. Penyegelan mengacu pada PPKM tahap enam. Instruksi Bupati tahap enam dan Surat Edaran Bupati nomor 300/23/pol PP," ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Dari gelaran tersebut, Satpol PP Kabupaten Bekasi sudah menyegel 20 tempat di kawasan Pulo Nyamuk Cikarang Barat dan Cibitung.

Lalu, lanjut Windhy, 20 ruko di sekitar Tenda Biru, Kecamatan Cibitung. Kemudian, satu tempat di sekitar Kalimalang, Tambun Selatan.

"Di sini kita memang temukan adanya operasional load (melebihi jam operasional), juga diskotik yang melanggar prokes dan menimbulkan kerumunan orang," lanjutnya.

Windhy menambahkan, untuk PPKM lanjutan masih dalam pembahasan. Saat ini, penindakan masih mengacu pada PPKM mikro.

"Masih ada PPKM tahap tujuh dan kita juga masih religion publik, menghadapi bulan suci Ramadhan. Dan cipta kondisi akan semakin ketat, tahapannya pun langsung didampingi pihak kepolisian," ujar dia.

Intinya, kata dia, Satpol PP Kabupaten Bekasi sebagai penegak aturan di masa pandemi Covid-19, akan terus bergerak sampai dengan masa PPKM berakhir.

[page-pagination]

Pada saat bulan Ramadan nanti, pihaknya akan tetap monitoring ke tiap titik yang memungkinkan menimbulkan kerumunan.

Bahkan, lanjut dia, tahapannya lebih merata hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Bekasi.

"Kita akan sisir habis, dan kita akan segel jika memang melampaui batas yang ditentukan seperti restoran yang harusnya 50 persen, juga terkait waktu yang melampaui batas yang ditentukan sebelum pukul 21.00," ujar dia. (akhmad nursyeha)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait