Advertisement

Kasus Dugaan Pemalsuan Lahan Waris di Menteng, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Kejati Usut Sampai Tuntas

Jakarta Pusat —Rabu, 7 April 2021 12:43 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Kasus Dugaan Pemalsuan Lahan Waris di Menteng, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Kejati Usut Sampai Tuntas
Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga . (poskota.co.id/Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID- Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI, untuk menindaklanjuti perkara dugaan pemalsuan dengan pelapor Ridwan Ahmad Yudhabakti.

Perkara tersebut, disinyalir berkaitan erat dengan perkara sengketa tanah di Menteng, Jakarta Pusat.

"Saat ini terlapor, kabarnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena objek harta warisan telah dijual saat sedang sengketa. Para terlapor itu membuat surat pernyataan ahli waris yang tidak benar," terangnya, Rabu (7/4/2021).

Rico juga meminta Kejati untuk segera mengeksekusi putusan MA (Mahkamah Agung) RI No.319K/Ag/2020 tertanggal 9 Juni 2020 lalu. Putusan Itu terkait sengketa tanah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Sebaiknya Kejaksaan segera mengeksekusi putusan MA tersebut. Karena putusan itu menyatakan membatalkan putusan banding," ujarnya.

Adanya perkara tersebut, bermula karena perselisihan pembagian waris yang terjadi di PA (Pengadilan Agama) Jakarta Pusat pada 2017 lalu. Selisih ini terjadi antara Pryagung dengan saudara-saudaranya satu bapak tapi beda ibu.

Pengadilan memutuskan N. O dengan alasan obscuur libel sesuai putusan No. 0931/Pdt.G/2017/PA.JP.

"Bahkan ini diperkuat dengan putusan PA Jakpus No.05563 tanggal 2 April 2019 yang menyatakan menetapkan ahli waris atas tanah terkait hingga pembagiannya secara rinci," katanya.

Namun, imbuhnya, ada upaya banding dari pihak terkait lainnya itu atas putusan PA Jakpus ini dengan putusan banding membatalkan putusan PA tersebut.

"Dalam prosesnya, Pryagung ini membuat laporan ke polisi karena ada dugaan adanya surat pernyataan ahli waris yang tidak benar. Hingga akhirnya saudara sebapaknya ini mengajukan kasasi yang putusannya membatalkan putusan banding tadi," jelasnya. (deny)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait