Advertisement

Ujicoba Belajar Tatap Muka di Jakarta Utara, Siswa SDN Pademangan Barat 11 Masih Bingung

Jakarta Utara —Rabu, 7 April 2021 13:22 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Ujicoba Belajar Tatap Muka di Jakarta Utara, Siswa SDN Pademangan Barat 11 Masih Bingung
Suasana hari pertama ujicoba sekolah tatap muka terbatas di SDN Pademangan Barat 11, Pademangan, Jakarta Utara. (Yono)

PADEMANGAN, POSKOTA.CO.ID- Hari pertama ujicoba sekolah tatap muka terbatas di SDN Pademangan Barat 11, Pademangan, Jakarta Utara, murid-murid tampak masih bingung mengikuti kegiatan belajar mengajar, Rabu (7/4/2021).

Pasalnya, kegiatan belajar mengajar kali ini, semua serba dibatasi mengikuti protokol kesehatan.

Dari pantauan Poskota di lokasi sekolah, tampak anak-anak masih kebingungan mengikuti standar protokol kesehatan dari awal gerbang masuk hingga ke ruang kelas.

Terlihat seluruh murid yang mengikuti pembelajaran tatap muka, seluruhnya mengenakan masker dan faceshield.

Adapun sebelum memasuki ruang kelas, di gerbang sekolah anak murid terlebih dahulu dicek suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun. Kemudian siswa di wajibkan mencuci tangan dengan sabun di washtafel yang disediakan di area sekolah.

Tampak anak murid berbaris teratur melalui jalur masuk kelas dengan menjaga jarak minimal 2 meter. Dari bangku yang tersedia di ruang kelas sebagian di beri tanda silang untuk membatasi jarak antar siswa.

Begitu pun saat jam pulang sekolah, sebelum meninggalkan kelas, siswa terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya, kemudian mencuci tangan dengan sabun, dan meninggalkan kelas melalui jalur pulang yang telah disediakan.

Sifa salah satu murid kelas 5 A, mengungkapkan, dihari pertama uji coba sekolah tatap muka dirinya masih bingung mengikuti protokol kesehatan. Pasalnya sekolah kali ini ia harus menjaga jarak dengan teman sekelasnya. Dari mulai bangku hingga berbincang dengan teman tidak boleh seperti dulu sebelum pandemi Covid-19.

"Bingung, karena jaga jarak," kata Sifa sambil tersipu malu.

Kendati demikian, ia tetap senang bisa kembali sekolah tatap muka. "Seneng, karena bisa ketemu sama guru sama temen-temen," ujarnya.

Dirinya berharap, Covid-19 bisa cepat berlalu agar kegiatan sekolah bisa kembali normal seperti dulu. "Harapannya semoga Corona bisa berhenti biar kayak dulu lagi," punkasnya.

[page-pagination]

Kepala Sekolah SDN Pademangan Barat 11, Ramaita mengatakan pada dasarnya respon anak didiknya sangat baik mengikuti uji coba sekolah tatap muka terbatas ini.

Namun, memang sebagian murid masih harus menyesuaikan diri kembali dengan sekolah tatap muka yang ketat dengan protokol kesehatan.

"Walaupun mungkin ada sebagian yang belum menyesuaikan diri karena biasanya mereka bangun jam 08.00 WIB, sementara kita siap pembelajaran jam 07.00 WIB. Mungkin kita pihak sekolah memberi motivasi pada anak-anak," kata Ramaita.

Ramaita menyampaikan, saat ini jumlah siswa yang masuk ada 49 murid dari kelas 5 yang dibagi mejadi 2 ruang belajar yaitu 5 A dan 5 B.

"Siswa yang masuk ada 49 yang masuk kelas 5, ada 2 ruang belajar dibikin 4 kelas karena 50 persen perkelas," pungkasnya. (Yono)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait