Advertisement

Pengelolaan TMII Diambilalih Negara, Setelah 44 Tahun Dikelola Yayasan Harapan Kita

Nasional —Rabu, 7 April 2021 14:09 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Pengelolaan TMII Diambilalih Negara, Setelah 44 Tahun Dikelola Yayasan Harapan Kita
Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat memberikan penjelasan soal pengelolaan TMII. (poskota.co.id/ist)

JAKARTA, POSKOTA. CO.ID--Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengungkapkan Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh Kementerian Sekretariat Negara.

"Intinya Bapak Presiden telah menetapkan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg, sekaligus menandai berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita," terang Mensesneg Pratikno di Kantor Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Merujuk pada Keppres Nomor 51 Tahun 1977, TMII adalah milik Negara Republik Indonesia yang pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita. TMII berada di kawasan strategis di Jakarta Timur, dengan luas 1.467.704 m2, beserta bangunan di atasnya.

"Setelah hampir 44 tahun dikelola oleh Yayasan Harapan Kita dan tidak memberikan kontribusi kepada keuangan negara, terdapat rekomendasi dari para pemangku kepentingan, terutama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan agar menjadi lebih efektif dan memberikan kontribusi signifikan kepada negara, " terang Pratikno.

Menindaklanjuti Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tersebut, Kemensetneg berkomitmen menjadikan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, sarana wisata edukasi bermatra budaya nusantara, menjadi cultural theme park berstandar internasional, serta fasilitas lain yang mendorong inovasi dan kreativitas anak bangsa, dan sekaligus memberikan kontribusi kepada keuangan negara.

Karyawan tetap yang selama ini bekerja di TMII, kami harapkan terus bekerja seperti biasa selama masa transisi dan memperoleh hak-hak keuangan dan fasilitas lainnya sebagaimana selama ini, dan nantinya dapat dipekerjakan sebagai karyawan pada pengelola baru TMII.

"Dalam masa transisi, Yayasan Harapan Kita berkewajiban menyerahkan laporan pelaksanaan dan hasil pengelolaan, serta serah terima penguasaan dan pengelolaan TMII paling lambat 3 (tiga) bulan setelah diterbitkannya Perpres Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII, " tutur Pratikno.

Mensesneg telah membentuk Tim Transisi yang bertugas mempersiapkan dan mengawal pelaksanaan serah terima sebagaimana dimaksud, serta pengelolaan TMII sampai terbentuknya pengelola baru. Selama masa transisi, operasional dan pelayanan kepada masyarakat masih tetap berjalan seperti biasa. (johara)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait