Advertisement

Siswa Sekolah di Jakarta Timur Semangat Ikuti Ujicoba Belajar Tatap Muka, Kekhawatiran Orangtua Hilang

Jakarta Timur —Rabu, 7 April 2021 16:39 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Siswa Sekolah di Jakarta Timur Semangat Ikuti Ujicoba Belajar Tatap Muka, Kekhawatiran Orangtua Hilang
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat meninjau kegiatan ujicoba belajar tatap muka. Poskota.co.id/ifand

DUREN SAWIT, POSKOTA.CO.ID - Eni (42), orangtua siswa SDN Pondok Kelapa 05 Duren Sawit, Jakarta Timur, mengaku awalnya khawatir dengan kondisi anaknya mengikuti ujicoba belajar tatap muka pada Rabu (7/4/2021), namun semangat yang terpancar dari anaknya itu justru meredam rasa takut.

Eni mengatakan, hanya bisa mengantar anaknya hingga di depan pintu gerbang sekolah.

"Waktu dapat kabar anak saya termasuk salah satu siswa yang ikut belajar tatap muka, sempat khawatir juga karena kan Pandemi Covid-19 masih ada," ujar dia, Rabu (7/4/2021).

Namun, Eni mengaku, rasa takutnya itu sedikit hilang ketika si anak sangat bersemangat untuk sekolah.

Bahkan, ketika sampai di depan sekolah, keriangan si anak setelah lama tak sekolah semakin terlihat.

"Semangat anak saya yang bikin saya jadi nggak khawatir lagi, pokoknya bismilah saja. Apalagi anak-anak juga udah bosan dan ingin suasana baru seperti sekolah ini," tutur dia.

Sebelum berangkat ke sekolah, ungkap dia, anaknya sudah dibekali berbagai perlengkapan untuk melindungi diri.

Mulai dari masker hingga cadangannya, hand sanitizer hingga pelindung wajah juga disiapkan.

"Malah saya siapkan makanan juga dari rumah, biar nggak jajan sembarangan juga. Namanya kita berusaha, ya apa saja disiapkan," tutur dia.

Sebelumnya, ujicoba belajar tatap muka akhirnya digelar Pemprov DKI di sejumlah sekolah.

[page-pagination]

Seperti yang terlihat di SDN Pondok Kelapa 05, Duren Sawit, Jakarta Timur, mulai dihadiri sejumlah siswa yang terlihat canggung saat kembali bersekolah dan bertemu temannya. 

Di SDN Pondok Kelapa 05 Duren Sawit, hanya empat ruang kelas yang dipakai untuk kegiatan ujicoba belajar tatap muka.

Dua ruang kelas berada di lantai satu dan dua ruang lainnya di lantai dua.

Setiap ruang kelas yang dipakai hanya setengah dari kapasitas, sehingga meja dan kursi yang digunakan oleh siswa harus berjarak 1,5 meter antara satu dengan yang lain. 

Para siswa maupun tenaga pendidik yang terlibat ujicoba belajar tatap muka juga memakai masker selama kegiatan.

Sebelum masuk sekolah, anak-anak diperiksa suhu tubuhnya.

Proses belajar mengajar di kelas masih seperti biasa. 

Mutiara, salah seorang siswa mengatakan, belum terbiasa dengan model pembelajaran tatap muka.

Pasalnya, lebih dari satu tahun ini ia belajar secara daring akibat Pandemi Covid-19.

"Aneh saja belajarnya, biasanya kan nggak pakai masker, nggak pakai face shiled. Belum terbiasa kali ya," tutur dia, Rabu (7/4/2021). (ifand)

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait