Advertisement

Program Bedah Kampung Menuai Kritik dari Politisi ‘Kebon Sirih’, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar: Kita Anggap Kebaikan

Jakarta Timur —Rabu, 7 April 2021 19:25 WIB
Editor: Fatah
    Bagikan:  
Program Bedah Kampung Menuai Kritik dari Politisi ‘Kebon Sirih’, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar: Kita Anggap Kebaikan
Rumah warga korban banjir di kawasan Kampung Melayu yang kini masuk program bedah kampung. Dok. poskota.co.id

DUREN SAWIT, POSKOTA.CO.ID – Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menanggapi perihal kritik dari para anggota DPRD DKI Jakarta terkait pelaksanaan program Bedah Kampung di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.

Menurut Anwar, kritikan itu sebagai masukan yang baik, terutama bagi masyarakat.

"Saya kira kritikan kan sehat, bagus buat kita. Kita nggak bisa menanggapi dengan kontra itu, nggak usah. Kita anggap kebaikan,” ujar Anwar, Rabu (7/4/2021). 

Dia menuturkan, banyak kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta mendapat kritikan.

Namun hal itu tak berlangsung lama, bahkan ke depannya justru mendapat dukungan.

“Nanti setelah berjalan, baru ada manfaatnya, dulu ketika busway ramai, ternyata setelah jalan, warga menikmati. Makanya sambil berjalan kita evaluasi sampai betul-betul sempurna,” kata dia. 

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menegaskan, pembangunan puluhan rumah panggung di lokasi rawan banjir itu bisa menimbulkan potensi kecemburuan sosial. 

Pasalnya, program hasil kolaborasi Baznas Bazis DKI dan Karya Bakti TNI itu, hanya menyasar kawasan rawan banjir tertentu.

Penanganan banjir, kata Gembong, seharusnya tidak dilakukan dengan meninggikan rumah warga, sebab solusinya bisa melalui normalisasi saja. (ifand)

Editor: Fatah
    Bagikan:  

Berita Terkait