Advertisement

Ancam Korban Mau Dibawa ke Polisi, Perampas asal Indramayu Ditangkap Polisi di Sawangan

Crime —Kamis, 8 April 2021 09:24 WIB
Editor: GusMif
    Bagikan:  
Ancam Korban Mau Dibawa ke Polisi, Perampas asal Indramayu Ditangkap Polisi  di Sawangan
Barang bukti hasil perampasan yang diamankan polisi. (poskota.co.id/angga)

SAWANGAN, POSKOTA.CO.ID - Anggota Satreskrim Polsek Sawangan berhasil mencokok pelaku pemerasan dengan cara menakuti korbannya akan dibawa ke kantor polisi, di daerah Sawangan Lama, Kecamatan Sawangan Kota Depok, Rabu (7/4/2021) sore.

Kapolsek Sawangan AKP Rio Mikael Tobing mengatakan, pelaku ML (250, asal Indramayu, berhasil ditangkap anggota dipimpin Kanit Reskrim Iptu Burhan. Penangkapan dilakukan setelah ada laporan dari Jefri Naldi (43), pedagang yang diperas pelaku.

"Modus pelaku mencoba memepet korban di jalan, lalu mengancam akan dibawa ke kantor polisi jika tidak mau menyerahkan barang yang diminta," ujar Kapolsek Sawangan AKP Rio kepada poskota, Kamis (8/4/2021).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa (30/3/2021), sekitar pukul 07.00 WIB. Takut dengan ancaman pelaku, akhirnya korban yang merupakan warga Sawangan ini, langsung menyerahkan telepon genggam dan sejumlah uang.

"Karena takut diancam sama pelaku, HP dan uang tunai sejumlah Rp. 165 ribu diserahkan ke pelaku," kata mantan Kapolsek di Kepulauan Bangka Belitung ini.

Perwira jebolan Akpol 2008 ini menuturkan, pelaku saat diintrogasi penyidik, mengaku baru sekali melakukan modus pemerasan membawa-bawa kantor polisi.

"Dengan ancaman pelaku ke korban akan dibawa ke kantor polisi jika kau menyerahkan HP dan uang, membuat korban ketakutan seakan mengganggap pelaku ini polisi," tambahnya.

Dalam aksinya, lanjut AKP Rio, melakukan selalu berdua bersama temannya yang kini buron.

"Ada satu temannya dengan sebutan gondrong masuk dalam DPO anggota. Ada kemungkinan pelaku melakukan aksi perampasan lebih dari sekali, lantaran pelaku gondrong ini diduga menjadi otak dalam kejahatan ini," tutupnya.

"Dalam mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku ML ini dikenakan Pasal 368 KUHP tentang perampasan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. Barang bukti HP Samsung dan uang tunai sebesar Rp. 165 ribu disita anggota," tegasnya. (Angga)

Editor: GusMif
    Bagikan:  

Berita Terkait